Pengantar Redaksi: Sebuah berita mencemaskan disalin dari VivaNews, mengenai Kasus Bank Century. Semoga bermanfaat.

Sumber foto: vibiznews.com
Jika terbukti kasus ini nanti mandek, Andi Rahmat menyatakan akan siapkan dobrakan baruVivaNews – Jum’at, 12 Maret 2010, 17:13 WIB
Arfi Bambani Amri, Yudho Rahardjo
VIVAnews - Inisiator Panitia Khusus (Pansus) Angket Kasus Bank Century dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Andi Rahmat mengatakan tidak yakin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berani mengusut tuntas kasus Bank Century.
“Gaji KPK kan berasal dari Kementerian Keuangan,” ujar Andi beralasan saat menjadi pembicara pada acara diskusi Masa Depan Koalisi di Centre for Dialogue and Cooperation among Civilisations Jakarta, Jumat 12 Maret 2010..
Namun Andi mengatakan jika KPK tidak berani, dirinya bersama dengan Maruarar Sirait yang juga menjadi pembicara dalam diskusi tersebut mengatakan akan mendobrak itu semua. “Kami akan menggunakan hak menyatakan pendapat. Mau deadlock ya, biarkan saja,” kata Andi.
Sementara itu Maruarar yang akrab disapa Ara mengatakan proses penegakan hukum memang harus diawasi. Ara memaparkan bola panas Century saat ini ada di otoritas hukum yaitu kejaksaan kepolisian dan KPK. Jadi menurutnya KPK, kepolisian dan Kejaksaan harus mencatat sejarah sebagai lembaga yang kredibel di mata rakyat.
“Ini kesempatan yang harus dimanfaatkan, jangan sampai hanya DPR yang dianggap kredibel di mata rakyat,” kata Ara.
Sumber: VivaNews